Septic Tank Bulat Vs. Persegi: Kelebihan dan Kekurangan

SWLINK.ID - Septic tank bulat dan persegi adalah dua desain umum yang digunakan untuk sistem pengolahan limbah rumah tangga. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih jenis mana yang sesuai.

Dalam mendesain sistem pengelolaan limbah rumah tangga, pemilihan bentuk septic tank menjadi keputusan penting. Dua opsi utama yang sering menjadi pertimbangan adalah septik tank bulat dan persegi.

Meskipun memiliki tujuan yang sama, yaitu mengolah limbah secara efektif, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang perlu diperhatikan. Bentuk penampungan limbah (septic tank) tidak hanya menentukan estetika sistem, tetapi juga berpengaruh pada efisiensi dan biaya pemeliharaan jangka panjang.

Septik tank bulat, dengan desain yang bersifat kontinu, seringkali dianggap lebih ramah terhadap aliran limbah karena kurangnya sudut-sudut tajam. Di sisi lain, bak limbah persegi menawarkan kemudahan instalasi di ruang terbatas dan efisiensi penyaringan limbah yang lebih baik.

Dalam penjelasan selanjutnya, kita akan merinci kelebihan dan kekurangan masing-masing bentuk septik tank untuk membantu pemilik rumah membuat keputusan yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi properti Anda. Dengan memahami perbedaan antara septik tank bulat dan persegi, kita dapat memilih solusi yang paling sesuai untuk memastikan efisiensi dan keberlanjutan sistem pengelolaan limbah di rumah kita.

BACA JUGA: Ketahui Letak Septic Tank Sebelum Membeli Rumah

Kelebihan Septic Tank Bulat:

  1. Distribusi Limbah Lebih Merata: Bentuk bulat memungkinkan distribusi limbah lebih merata di dalam bus beton precast atau tangki Limbah bahan fiberglass dan lainnya, dapat meningkatkan penguraian limbah yang lebih baik.

  2. Struktur Lebih Kuat: Bentuk bulat cenderung memiliki struktur yang lebih kuat dan stabil, meminimalkan risiko kerusakan akibat tekanan tanah.

  3. Pemeliharaan yang Lebih Mudah: Proses pembersihan dan pemeliharaan cenderung lebih mudah karena aliran limbah yang lebih baik dan tidak memiliki sudut.

  4. Durabilitas Lebih Baik: Bentuk bulat dapat memberikan durabilitas lebih baik dalam jangka panjang karena tekanan limbah yang merata pada dinding septic tank.

  5. Tidak Rentan Terhadap Tumpukan Limbah: Bentuk bulat tidak memiliki tumpukan limbah di sudut-sudut bagian karena berbentuk bulat, berbeda  dengan septic tank persegi. Hal ini mengurangi risiko penumpukan dan pengendapan lumpur (slurry).

BACA JUGA: Ukuran Septic Tank Rumah Tangga yang Ideal

Kekurangan Septic Tank Bulat:

Gambar model septic tank Bulat: Septic Tank Bulat Vs. Persegi
Gambar ilustrasi: Septic Tank Bulat Vs. Persegi - Kelebihan dan Kekurangan.
  1. Lebih Sulit Waktu Pemasangan: Pemasangan tangki bulat bisa lebih rumit dan memerlukan lebih banyak pekerjaan daripada tangki persegi, khususnya dalam hal penggalian tanah.

  2. Membutuhkan Ruang Lebih Banyak: Meskipun strukturnya lebih kuat, tangki bulat sering membutuhkan lebih banyak ruang dibandingkan dengan tangki persegi.

  3. Biaya Pemeliharaan Lebih Tinggi: Meskipun pemeliharaan umumnya lebih mudah, biaya perawatan tangki bulat dapat lebih tinggi akibat perawatan lebih intensif.

Kelebihan Septic Tank Persegi:

  1. Pemasangan Lebih Mudah: Tangki septik persegi biasanya lebih mudah dipasang, meminimalkan waktu dan biaya saat pemasangan.

  2. Membutuhkan Ruang yang Lebih Kecil: Desain persegi memungkinkan tangki ditempatkan dalam ruang yang lebih kecil, ideal untuk lahan terbatas.

  3. Kapasitas Volume Penampungan yang Lebih Besar: Bentuk persegi dapat memberikan kapasitas penampungan septic tank yang lebih besar dalam ruang yang sama dibandingkan dengan tangki bulat.

  4. Lebih Efisien di Ruang Terbatas: Tangki persegi seringkali lebih efisien di lokasi dengan ruang terbatas karena dapat ditempatkan di sudut atau sisi bangunan.

  5. Penyaringan Limbah yang Lebih Efektif: Desain persegi memungkinkan adanya pembagian ruang tambahan untuk penyaringan dan pemisahan limbah padat dan cair yang lebih efektif.

BACA JUGA: Panjang Ideal Saluran WC Rumah Tangga

Kekurangan Septic Tank Persegi:

Gambar galian tanah: Septic tank bentuk Persegi
Gambar Ilustrasi: Galian septic tank bentuk Persegi.
  1. Distribusi Limbah Tidak Sempurna: Sudut-sudut tajam pada desain persegi dapat mengakibatkan akumulasi penumpukan limbah pada sudut tertentu. Hal tersebut tidak dapat mendistribusikan padatan limbah secara merata di dalam tangki septik.

  2. Rentan terhadap Kerusakan: Struktur persegi mungkin lebih rentan terhadap tekanan tanah, terutama jika tanah di sekitarnya sering mengalami perubahan (tanah gerak).

  3. Pemeliharaan yang Lebih Rumit: Pembersihan dan pemeliharaan mungkin memerlukan sedikit lebih banyak upaya karena pola aliran limbah yang kurang optimal.

  4. Membutuhkan Pemeliharaan yang Lebih Sering: Sudut-sudut tajam dapat menyebabkan pengendapan limbah, memerlukan pemeliharaan lebih sering.

  5. Pengurasan Kurang Merata: Desain persegi dapat menghasilkan pola aliran yang kurang merata, memerlukan penanganan sedot limbah yang lebih cermat.

Pemilihan antara septik tank bulat dan persegi tergantung pada kebutuhan spesifik, ruang yang tersedia, dan preferensi pribadi. Dalam semua kasus, pemeliharaan dan pembersihan yang teratur penting untuk memastikan sistem berfungsi dengan baik dan tidak menimbulkan masalah sanitasi.

Pemilik rumah sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi spesifik propertinya sebelum memilih antara septik tank bulat atau persegi. Konsultasi dengan profesional dapat memberikan wawasan lebih lanjut untuk memastikan sistem septik tank yang dipilih sesuai dengan lingkungan dan kebutuhan rumah tangga.

BACA JUGA: Memilih Ukuran Pipa Paralon (PVC) yang Tepat untuk Saluran WC

Kesimpulan

Pemilihan antara septic tank bulat dan persegi adalah keputusan yang memerlukan pertimbangan matang berdasarkan kebutuhan dan kondisi spesifik suatu properti. Masing-masing bentuk memiliki kelebihan dan kekurangan yang dapat mempengaruhi efisiensi sistem pengelolaan limbah rumah tangga. Septic tank bulat dengan desain yang kontinu dapat memberikan kelancaran aliran limbah, sementara tangki persegi menawarkan kelebihan dalam instalasi dan penyaringan limbah.

Dalam menjaga kesehatan sistem pengelolaan limbah, pemilik rumah perlu mempertimbangkan faktor-faktor seperti kondisi lahan, ketersediaan ruang, dan preferensi pribadi. Sebagai penutup, penting untuk diingat bahwa perawatan rutin dan pemeliharaan sistem septik tank, apa pun bentuknya, menjadi kunci untuk memastikan kelangsungan fungsi optimal dan keberlanjutan lingkungan. Dengan memilih dengan bijak dan melakukan pemeliharaan secara teratur, kita dapat menjaga sistem pengelolaan limbah rumah tangga tetap efektif dan berkelanjutan.

KUNJUNGI JUGA LAYANAN SEDOT WC: